traveling is fun. but how to deal with it if we just have low budget. pastinya kita ga mau kehilangan momen/kesempatan buat traveling cuma gara2 budget kita sangat minim. i'll give more tips for you, maybe it can help you :)
1. Riset
Ada baiknya jika Anda melakukan riset terlebih dahulu daerah atau negara yang akan dikunjungi. Pelajari bahasa negara tersebut, tapi Anda tidak harus memahaminya secara lengkap. Cukup ketahui beberapa frase paling dasar, seperti 'halo', 'selamat tinggal', 'terima kasih', 'tolong', 'permisi' atau 'apakah Anda berbahasa Inggris?'. Hal ini akan memudahkan Anda menanyakan informasi kepada warga setempat. Masyarakat lokal juga akan merasa dihargai jika ada orang asing yang tahu bahasa mereka, walaupun hanya sedikit.
2. Ajak Teman
Saat backpacking, akan lebih seru jika Anda mengajak dua atau tiga teman. Selain bisa seseruan bersama, pengalaman yang didapat akan lebih menarik dan tentunya Anda tidak akan sendirian saat tersesat di daerah antah berantah.
3. Jangan Terpaku di Zona Nyaman
Ketika menjadi seorang backpacker, Anda harus berpikiran terbuka dan menghargai orang. Saat berpergian dengan uang dan perlengkapan seadanya, mungkin Anda akan menghadapi sejumlah kendala. Anda harus menghadapinya dengan sabar dan tenang karena justru disitulah seninnya berlibur ala backpacker. Coba jalin komunikasi yang baik dengan backpacker lain dan warga lokal setempat. Mungkin beberapa di antara mereka ada yang bersikap aneh atau kurang menyenangkan tapi hindari bersikap defensif dan banyak argumen.
4. Berani Ambil Risiko
Bagian paling menarik dari travelling adalah petualangan. Jangan takut ambil risiko, tapi tetap perhitungkan segala sesuatunya dengan matang. Misalnya saja, Anda bisa mencoba telusuri tempat-tempat bersejarah pergi ke wilayah yang masih jarang didatangi orang atau mencoba kuliner unik dan khas di negara yang Anda kunjungi. Namun, selalu waspada di mana Anda berada dan dengan siapa Anda bersama. Sebisa mungkin hindari hal-hal yang mengganggu konsentrasi, seperti minum minuman beralkohol terlalu banyak sehingga membuat Anda mabuk.
5. Tas punggung (Backpack)
Yep, inilah yang menjadi ciri khas dari para backpackers, apalagi kalau bukan tas punggungnya. Jalan-jalan ala backpacker menggunakan tas dipunggung, bukan koper karena lebih memudahkan untuk pergerakan seorang pelancong. Backpacker akan banyak berjalan kaki selama mengeksplore tempat wisata yang dituju. Ukuran backpack pun bermacam macam, mulai dari 40 liter sampai 70 liter. Ukuran tas disesuikan dengan kebutuhan. Berapa lama akan melakukan perjalanan dan postur tubuh pengguna. Cara menyusun backpack pun menjadi seni tersendiri, bagaimana mengaturs emua barang yang dibawa kedalam tas backpack, ditambah sedikit ruang untuk menyimpan oleh-oleh. Anda bisa membawa souvenir-souvenir kecil khas daerah wisata untuk buahtangan, tetapi tidak untuk membeli jam tangan rolex, berlian De Beers, atau Kristal swarovsky.
6. Tempat Menginap
Lupakan Hyatt, Hilton, Novotel, dan sejenisnya. Para backpackers harus rela menukar kemewahan menginap di hotel berbintang dengan mencoba tinggal di budget hotel (hostel). Bagi para backpackers, Esensi jalan-jalan yang sebenarnya adalah menyelami kehidupan lokal ditempat tujuan.Tempat menginap hanya untuk menyimpan barang dan tidur.
Di hostel anda juga bisa berkenalan dengan sesama backpackers lain. Bisa saling bertukar pengalaman, atau jalan bareng ke tempat tujuan wisata. Menginap di tempat relasi juga bisa menjadi alternatif yang patut dicoba. Selain bisa menghemat budget menginap, keuntungan lain juga mendapat pemandu wisata gratis ;). Bahkan, sekarang para backpackers sudah bisa saling menginap ditempat backpackers lain yang tergabung di komunitas backpackers, coba untuk bergabung di
www.indobackpacker.org , www.hospitalityclub.org , www.couchsurfing.org7. Catat selalu pengeluaran anda, cerita perjalanan anda, dan tips-tips baru yang mungkin nanti sangat di butuhkan oleh orang lain ataupun kerabat anda.
Beberapa tips di atas bisa membantu anda yang mungkin baru ingin mencoba berpetualang ala tas ransel ke luar negeri. Namun sebaiknya anda tetap mencari tips-tips lainya untuk melengkapi data Management travel anda.
8. Modal Transportasi
Tidak selamanya tiket pesawat lebih mahal dibandingkan dengan tiket kereta atau bus. Sekarang dengan adanya penerbangan murah seperti Air Asia, Tiger Air dan sejenisnya menjadikan biaya traveling lebih terjangkau. Terkadang penerbangan premium seperti Singapore airlines, Emirates, KLM, atau Lufthansa menawarkan tiket promo dengan harga super murah. Anda hanya perlu rajin mengunjungi situs resmi penerbangan,
cek-ricek harga tiket ke travel, atau mengunjungi pameran travel. Anda dapat mencari tiket murah
2 bulan dari sebelum keberangkatan, jika anda membeli tiket penerbangan seminggu sebelumnya, itu sama saja membeli dengan harga premium. Terkadang, tiket yang tidak terjual harganya akan turun drastis 2 hari sebelum keberangkatan. Jangan pernah terbang pada waktu weekend, cobalah pergi pada hari senin pagi, selasa atau rabu. Penerbangan di shubuh hari biasanya lebih murah. Jika anda memutuskan untuk melakukan perjalanan pada malam hari, kereta atau bus malam bisa menjadi pilihan yang menarik karena bisa menghemat biaya menginap dan besok paginya anda sudah sampai di tempat tujuan wisata. Anda dapat browsing website tiket murah disini
www.kayak.com ,
www.cheapoAir.com ,
www.cheaptickets.com dan lainnya.
9. Menyusun rencana perjalanan (itinerary)
Sangat penting bagi backpackers untuk menyusun rencana perjalanan ke tempat tujuan wisata. Cara mudahnya adalah dengan menyalin itinerary dari paket wisata yang ditawarkan paket tour n travel. Membaca catatan perjalanan orang yang sudah mengunjungi tempat yang dituju juga sangat direkomendasikan. Pengalaman orang lain tersebut akan menjadi pedoman bagi kita untuk menentukan “Do & Don’t” selama perjalanan. Kita tidak harus mutlak mengikuti cara perjalanan orang lain, buatlah kreasi perjalanan anda sendiri. Buku pedoman perjalanan seperti lonely planet juga akan membantu penyusunan rencana perjalanan. Sebelum memutuskan melakukan perjalanan, ada baiknya anda mengetahui sedang musim apa daerah yang anda tuju pada waktu yang anda rencanakan. mengetahui budaya setempat juga akan membantu anda menyesuaikan diri.
10. Persiapan Perjalanan
Sebelum memulai perjalanan, ada beberapa hal yang perlu anda siapkan. Pertama adalah dokumen perjalanan. Akan lebih mudah jika anda menggunakan tas pinggang kecil untuk membawa dokumen perjalanan seperti tiket, kartu identitas, passport bagi anda yang bepergian keluar negeri, fotokopi kartu kredit, polis asuransi perjalanan, dan lainnya. Jangan lupa membawa kompas dan peta, walaupun banyak tujuan wisata sekarang telah menyediakan peta wisata bagi para turis. Yang pasti tidak boleh lupa dibawa adalah kamera, tentu anda ingin mempunyai satu album photo tambahan di facebook, bukan? Obat-obatan pribadi juga tidak boleh hilang dari backpack anda. Last but not least, selalu membawa diri anda dalam keadaan fit. Menjadi seorang backpacker bukan berarti harus mempunyai perut sixpack, tetapi tubuh yang bugar akan sangat mendukung perjalanan anda menjadi lebih menyenangkan. Mulailah dengan berolahraga yang teratur minimal 2 kali seminggu.
Well, dengan jalan-jalan ala backpacker, biaya yang dikeluarkan tidak lagi mahal, bukan? Anda hanya perlu mencobanya, setelah itu pasti ketagihan. Lao Tzu pernah berkata, perjalanan sejauh 1000 mil dimulai dengan langkah pertama. Maka lakukanlah langkah pertama itu. Bon voyage!
SELAMAT BERTRAVELING KAWAN!
*dari berbagai sumber
http://lifestyle.kompasiana.com/hobi/2011/02/04/tips-jalan-jalan-ala-backpacker/
http://www.infobackpacker.com/tips-traveling-ala-backpacker-ke-luar-negeri.htm
http://terselubung.blogspot.com/2011/01/6-tips-travelling-ala-backpacker.html